Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) datar di bawah 101,50 saat para pembeli menunggu FOMC di tengah risiko Iran

  • Para pembeli DXY tetap absen menjelang keputusan FOMC yang krusial pada hari Rabu ini.
  • Ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut tetap menjadi pendorong bagi buck yang safe haven.
  • Kenaikan kembali harga minyak memicu kembali kekhawatiran inflasi dan taruhan kenaikan suku bunga The Fed, menguntungkan para pembeli.

Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, terlihat berkonsolidasi di bawah level 101,50 selama sesi Asia saat para pedagang menunggu hasil pertemuan FOMC dua hari, yang akan dirilis pada hari Rabu ini. Namun, Indeks ini tetap mempertahankan nada bullish di dekat level tertinggi lebih dari satu bulan yang disentuh pada hari Selasa, dan tampaknya siap untuk menguat lebih lanjut di tengah ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan mendadak dan menargetkan pasukan AS di Timur Tengah dengan beberapa rudal balistik pada Selasa malam. Selain itu, Presiden Donald Trump sekali lagi memperingatkan bahwa AS akan kembali melakukan aksi militer yang kuat terhadap Iran jika upaya diplomatik tidak membawa penyelesaian cepat atas krisis ini. Hal ini memicu kekhawatiran akan eskalasi ketegangan baru di kawasan tersebut dan mendorong para pedagang untuk memperhitungkan premi risiko geopolitik, yang seharusnya menjadi pendorong bagi safe-haven Dolar AS (USD).

Sementara itu, perkembangan terbaru memicu reli tajam pada harga minyak mentah, menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) AS. Hal ini mungkin semakin menahan para pedagang untuk memasang taruhan bearish yang agresif pada DXY dan mengharuskan adanya kehati-hatian sebelum mengantisipasi pelemahan yang lebih dalam. Namun, kenaikan tampaknya terbatas karena para investor memilih untuk menunggu keputusan kebijakan FOMC yang krusial, yang akan dirilis pada hari ini. Para investor akan mencari petunjuk lebih lanjut mengenai jalur kebijakan The Fed ke depan, yang seharusnya memberikan dorongan baru bagi USD.

Para ekonom di DBS menyoroti bahwa para investor tetap "sangat berhati-hati terhadap pertemuan FOMC yang akan datang (keputusan dijadwalkan pada 30 Juli pukul 2 pagi, SGT)," seraya mencatat bahwa "jeda terbaru dalam permusuhan AS-Iran memang memicu koreksi turun pada harga minyak mentah" tetapi belum secara material meredakan kekhawatiran kebijakan. Menurut DBS, pasar masih "memberikan peluang 34% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pekan ini dan hampir 100% peluang untuk pertemuan pada bulan September," menegaskan ekspektasi yang terus berlanjut bahwa The Fed akan melanjutkan pengetatan meskipun premi risiko geopolitik jangka pendek dalam minyak telah sebagian terkoreksi.

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.03% 0.01% -0.08% -0.06% 0.39% 0.17% -0.10%
EUR 0.03% 0.05% -0.06% -0.03% 0.44% 0.19% -0.06%
GBP -0.01% -0.05% -0.09% -0.06% 0.40% 0.15% -0.11%
JPY 0.08% 0.06% 0.09% 0.03% 0.50% 0.22% -0.02%
CAD 0.06% 0.03% 0.06% -0.03% 0.46% 0.20% -0.05%
AUD -0.39% -0.44% -0.40% -0.50% -0.46% -0.24% -0.49%
NZD -0.17% -0.19% -0.15% -0.22% -0.20% 0.24% -0.25%
CHF 0.10% 0.06% 0.11% 0.02% 0.05% 0.49% 0.25%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Emas Antam 29 Juli Rp2.601.000, Turun Rp12.000

Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.601.000 yang lebih rendah Rp12.000 dibandingkan harga kemarin di Rp2.613.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Sementara itu, Emas Antam 0,5 gram dijual di harga Rp1.350.500 dan 1 kg di Rp2.541.600.000.
Baca lagi Previous

Dolar Kanada Tetap Unggul saat Pembeli USD Menjadi Hati-Hati Menjelang Keputusan The Fed

Pasangan mata uang USD/CAD terlihat berkonsolidasi di sekitar level 1,4100 selama sesi Asia karena para pedagang dengan cermat menantikan hasil pertemuan kebijakan FOMC selama dua hari, yang akan dirilis pada hari Rabu ini.
Baca lagi Next