Indeks Dolar Amerika Serikat memantul dari level terendah sejak 17 Juni, kembali di atas 100,00

  • DXY menarik beberapa pembeli dan menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari ke level terendahnya sejak 17 Juni.
  • Risiko geopolitik mengimbangi tanda-tanda meredanya inflasi AS dan membuat taruhan untuk kenaikan suku bunga The Fed tetap terbuka.
  • Meningkatnya ketegangan AS-Iran semakin mendukung DXY dan berkontribusi pada pergerakan pemulihan intraday.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback terhadap sejumlah mata uang, mendapatkan kembali traksi positif dan naik kembali di atas level psikologis 100,00 selama sesi Asia pada hari Jumat. Indeks ini, untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari ke level terendahnya sejak 17 Juni, yang disentuh pada hari Kamis, meskipun masih berada di jalur untuk mencatat pelemahan mingguan yang besar.

Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) AS turun 0,1% pada bulan Juni, menandai penurunan bulanan pertama sejak April 2020 karena gencatan senjata sementara dalam perang Iran mendorong harga gas lebih rendah. Hal ini, pada gilirannya, meredam ekspektasi kenaikan suku bunga segera oleh Federal Reserve (The Fed) AS dan menyebabkan penurunan DXY semalam. Namun, harga minyak mentah yang volatil di tengah kebuntuan AS-Iran mengindikasikan bahwa inflasi masih menjadi perhatian.

Dalam perkembangan terbaru seputar krisis Timur Tengah, Iran menolak rencana Oman untuk pengelolaan bersama 50-50, yang akan membuat Teheran mengendalikan sebagian Selat Hormuz dan memungut biaya sukarela untuk penggunaan jalur perairan tersebut. Sementara itu, militer AS mengumumkan telah menyelesaikan gelombang serangan besar terhadap Iran, sebagai respons atas serangan rudal Iran terhadap pasukannya di Timur Tengah, sehingga meredam harapan akan terobosan diplomatik.

Sementara itu, Arab Saudi sedang membangun koalisi internasional untuk melindungi rute pelayaran utama di Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden dari serangan berulang milisi Houthi Yaman. Pada 20 Juli, Houthi yang bersekutu dengan Iran menyatakan embargo maritim terhadap Arab Saudi, membuka front baru dalam perang AS-Iran yang telah berlangsung lima bulan, meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas dan menjaga premi risiko geopolitik tetap berlaku.

Hal ini terus bertindak sebagai pendorong bagi harga minyak mentah, dan memicu kekhawatiran tentang bangkitnya kembali tekanan inflasi. Selain itu, PCE inti AS masih jauh di atas target 2% The Fed, sehingga membuka peluang untuk setidaknya satu kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Ini mungkin menahan para pedagang untuk menempatkan taruhan bearish baru pada DXY dan mengharuskan kehati-hatian sebelum mengantisipasi perpanjangan penurunan korektif tajam minggu ini dari level tertinggi sejak 25 Juni.

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Yen Jepang.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.08% 0.07% 0.63% 0.02% 0.04% 0.25% 0.10%
EUR -0.08% -0.04% 0.55% -0.06% -0.03% 0.15% 0.03%
GBP -0.07% 0.04% 0.56% -0.06% -0.03% 0.17% 0.06%
JPY -0.63% -0.55% -0.56% -0.58% -0.56% -0.37% -0.49%
CAD -0.02% 0.06% 0.06% 0.58% 0.02% 0.23% 0.10%
AUD -0.04% 0.03% 0.03% 0.56% -0.02% 0.20% 0.07%
NZD -0.25% -0.15% -0.17% 0.37% -0.23% -0.20% -0.11%
CHF -0.10% -0.03% -0.06% 0.49% -0.10% -0.07% 0.11%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

PMI Manufaktur NBS Tiongkok turun ke 49,2 di Juli, PMI Non-Manufaktur melandai ke 49,0

Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) Manufaktur Tiongkok turun ke 49,2 pada bulan Juli, dibandingkan dengan 50,3 pada pembacaan sebelumnya, lapor Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS) pada hari Jumat. Pembacaan tersebut berada di bawah konsensus pasar sebesar 50,0 pada bulan yang dilaporkan.
Baca selengkapnya Previous

Emas Antam 31 Juli Rp2.623.000, Naik Rp7.000

Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.623.000 yang lebih tinggi Rp7.000 dibandingkan harga kemarin di Rp2.616.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Sementara itu, Emas Antam 0,5 gram dijual di harga Rp1.361.500 dan 1 kg di Rp2.563.600.000.
Baca selengkapnya Next