Indonesia: Prospek pertumbuhan yang moderat – Standard Chartered
Standard Chartered’s Aldian Taloputra mencatat PDB Kuartal II Indonesia tumbuh 5,3% tahun-ke-tahun, melambat dari 5,6% tetapi mengalahkan konsensus. Data H1 yang lebih kuat dari prakiraan mendorong bank menaikkan prakiraan PDB 2026 menjadi 5,3%. Namun, pemulihan yang lemah dalam lapangan pekerjaan sektor formal dan investasi sektor swasta yang hati-hati mengindikasikan pertumbuhan akan tetap moderat, dengan program pemerintah dan konsumsi rumah tangga mengimbangi permintaan eksternal yang lesu.
Pertumbuhan mengalahkan ekspektasi tetapi hambatan tetap ada
"Pertumbuhan PDB Indonesia melambat menjadi 5,3% y/y di Kuartal II dari 5,6% di Kuartal I tetapi mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 5,1%. Meski perlambatan memang diprakirakan karena faktor-faktor sementara seperti belanja Idulfitri dan musim panen memudar, PDB Kuartal II masih berkembang lebih cepat daripada di 2025."
"Kami menaikkan prakiraan pertumbuhan PDB 2026 menjadi 5,3% dari 5,2% mengingat pertumbuhan H1 yang lebih kuat dari prakiraan. Kami mempertahankan pandangan bahwa pertumbuhan akan tetap moderat, rata-rata 5,2% di H2, di tengah pemulihan yang lemah dalam lapangan pekerjaan sektor formal dan investasi sektor swasta yang masih berhati-hati."
"Meskipun penciptaan lapangan kerja terus berlanjut – tingkat pengangguran turun menjadi 4,65% pada bulan Mei dari 4,74% pada bulan November 2025 – lapangan pekerjaan sektor formal, yang biasanya menawarkan keamanan pendapatan yang lebih baik, turun menjadi 40,7% dari total lapangan pekerjaan dari 42,3% pada periode yang sama."
"Kami meyakini program prioritas pemerintah (termasuk makan gratis, koperasi desa, belanja sosial, dan infrastruktur) serta konsumsi rumah tangga yang masih relatif sehat akan mendukung pertumbuhan jangka pendek."
"Ini seharusnya membantu mengimbangi permintaan eksternal yang lesu dan aktivitas sektor swasta yang masih berhati-hati."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)