Wall Street Berubah Mixed Setelah Dibuka Lebih Tinggi

  • Indeks ekuitas utama di AS diperdagangkan mixed setelah kemerosotan hari Senin.
  • Saham energi terus berkinerja buruk di tengah jatuhnya harga minyak mentah.

Setelah menderita penurunan besar pada hari Senin, indeks utama Wall Street mengawali hari dengan lebih tinggi pada hari Selasa, tetapi kesulitan melakukan rebound yang berkelanjutan. Pada saat penulisan, Dow Jones Industrial Average turun 0,55% hari ini, Nasdaq Composite datar di dekat 7.000 poin dan S&P 500 naik 1,26%.

Investor tampaknya menilai dampak wabah virus corona pada ekonomi dan tindakan bank-bank sentral global untuk memerangi situasi. Kekhawatiran atas kekurangan dana mendorong Indeks Dolar AS ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu pada hari Selasa.

Menurut Reuters, Federal Reserve berencana meluncurkan kembali Fasilitas Pendanaan Surat Berharga Komersial/Commercial Paper Funding Facility (CPFF) yang digunakan selama krisis keuangan 2007-2009 untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar.

Di antara 11 sektor S&P 500 utama, Indeks Energi turun 2% hari ini. Di sisi lain, sektor defensif, Utilitas, Real Estat dan Bahan Baku Konsumen, naik lebih dari 2%.

Dow Jones Industrial Average Turun Di Bawah 20.000

Dow Jones Industrial Average telah turun di bawah 20.000 poin. Saham melanjutkan kembali penurunan setelah awalnya dibuka lebih tinggi. Pada hari Seni
Devamını oku Previous

Perkiraan Harga New York USD/INR: Dolar Terbatas Dekat 74,00 vs Rupee India

USD/INR diperdagangkan di atas simple moving averages (SMA) mingguan utama sembari diperdagangkan dekat tertinggi tiga dekade tepat di atas 74,00. Sel
Devamını oku Next