USD/JPY Selidiki 108,50 Ikuti IHK Jepang, Hasil Rapat BOJ
- USD/JPY mempercepat kenaikan terakhir, mendekati tertinggi dalam tiga minggu.
- Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang berada di bawah ekspektasi, risalah BOJ mendukung pelonggaran lebih lanjut.
- Coronavirus terus menyebar, ECB mengumumkan paket besar, RUU AS ditunggu.
Menyusul katalis penurunan terbaru dari Jepang, USD/PY mencatatkan kenaikan beruntun tiga hari, saat ini mendekati 108,50, saat sesi Tokyo dibuka untuk Kamis.
Indeks Harga Konsumen Nasional (IHK) Jepang menjadi 0,4% MoM berada di bawah perkiraan 0,8%, sedangkan IHK non makanan, energi (YoY) kee 0,6% tergelincir di bawah ekspektasi 0,9% untuk bulan Februari.
Dolar AS bergembira dengan kekuatan yang luas di tengah ketergesaan untuk menimbun selama stimulus utama dari global pusat bank/pemerintah, ECB menjadi yang terbaru. Bisa dikatakan, data yang lemah dari Jepang menambah kekuatan ke dalam USD/JPY untuk melanjutkan kenaikan sebelumnya yang menguji tinggi tiga minggu pada hari sebelumnya.
Tepat setelah data, risalah BOJ untuk pertemuan bulan Januari menawarkan support tambahan untuk Quantitative Easing (QE) bank sentral Jepang. Akibatnya, yen Jepang harus menanggung beban lagi, karena pers Jepang mendorong untuk stimulus pemerintah, yang pada gilirannya semakin mendorong pasangan USD/JPY.
Mengingat sebagian besar data/peristiwa dari Jepang sudah dirilis, investor akan mengawasi tajuk utama virus corona serta upaya global untuk menjinakkan pandemi. Perlu juga dicatat bahwa kekhawatiran virus mematikan terus membebani nada risiko pasar, tetapi kontrak berjangka ekuitas AS telah pulih akihir-akhir ini setelah pengumuman ECB.
Analisis Teknis
Hanya jika pasangan ini mencatatkan penutupan harian di bawah terendah Oktober 2019 di sekitar 106,50 dapat menyebabkan para penjual bergabung, sebaliknya kemungkinan kenaikan lebih lanjut ke terendah akhir Januari di dekat 109,30 tampak lebih cerah.
Level Penting Tambahan