AUD/USD Naik Lampaui 0,7800 Karena USD Masih Tertekan
- AUD/USD naik ke tertinggi baru multi-tahun pada hari Rabu.
- USD terus mengalami kesulitan menarik investor.
- Fokus bergeser ke rilis data utama AS dan Risalah rapat FOMC.
Setelah menghabiskan sesi Asia dalam kisaran ketat di bawah 0,7800, pasangan AUD/USD memperoleh traksi selama jam perdagangan Eropa dan menyentuh level tertinggi sejak Maret 2018 di 0,7820. Pada saat penulisan, pasangan itu naik 0,7% hari ini di 0,7815.
DXY melanjutkan penurunan pada hari Rabu
Tekanan jual yang terus-menerus di sekitar greenback dan suasana pasar yang optimis membantu AUD/USD mempertahankan momentum bullishnya di pertengahan minggu.
Indeks Dolar AS (DXY), yang ditutup dua hari sebelumnya di wilayah negatif, saat ini melemah sebesar 0,21% pada hari ini di 89,25 karena investor memperkirakan adanya stimulus yang lebih banyak dengan Partai Demokrat berpeluang besar menguasai mayoritas di Senat. Yang merefleksikan suasana optimis, indeks ekuitas utama Eropa naik antara 0,9% dan 2,35%, sementara imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun naik hampir 7%.
Nanti di sesi ini, data Perubahan Ketenagakerjaan ADP, IMP Jasa Markit dan Pesanan Pabrik dari AS akan dilihat untuk dorongan baru. Selain itu, FOMC akan menerbitkan Risalah rapat bulan Desember.
Sebelumnya pada hari ini, data dari Australia menunjukkan bahwa IMP Jasa Commonwealth Bank pada bulan Desember turun sedikit menjadi 57, meleset dari ekspektasi pasar di 57,4 tetapi sebagian besar diabaikan oleh pelaku pasar.